Selasa, 07 Agustus 2018

Untuk Wanita Indonesia, Tetaplah Bermimpi!

#WanitaIndonesia

#SiapaBilangGakBisa

Karena saya bilang kamu BISA!


Mengutip dari salah satu penyanyi favorit saya. "Perempuan Indonesia hidupnya berat sekali karena omongan orang lain. Banyak wanita yang terpaksa melupakan mimpi-mimpi mereka karena mereka TAKUT" -Anggun-

Jauh setelah masa Kartini, apakah emansipasi atau kesetraaan gender benar-benar terjadi di Indonesia. Saya berikan contoh, tanpa menyebutkan nama satu per satu teman-teman wanita saya di desa sekitar Kabupaten Tegal. Sangat membekas di ingatan masa kecil saya. Mata mereka berkaca-kaca memaparkan mimpi mereka di depan kelas. Semua profesi terlontarkan waktu itu, wartawan, guru, pramugari, model dokter bahkan seorang seniman.

Kamis, 19 Juli 2018

#Tips 3: Sosial Media Vol 03

#Tips Sosial Media Vol 03: "Kalau mau tidak menyesal, jangan 'posting' apapun ketika kamu sedang sangat marah/sedih, & jangan 'posting' apapun juga ketika kamu sedang terlalu Senang"

Salah Sudut Kota Bonn, Germany
Sebenarnnya kalimat di atas berasal dari kalimat yang sering saya dengar. Pada kondisi tersebut logika kita 'enggak jalan'. Saat kita sangat sedih atau marah, tanpa kita sadari kita bisa menyakiti orang lain. Kebalikannya ketika sangat sangat senang kita akan menjanjikan atau berkata hal-hal yang di luar batasan kita yang sulit wujudkan sehingga cenderung mengecewakan orang lain. Karena tidak semua momen kita perlu bagikan dalam sosial media. Contohnya "apa semua orang perlu tahu pagi kita sarapan apa?" atau "Apa semua orang harus tahu kalau kita sedang putus cinta?"

Minggu, 27 Mei 2018

#Tips2 Hati-hati pada Bias Hak & Kewajiban

Note: media daring = online media

A church in Crete, Greece 2014
Saya akan membahas mengenai hal yang kurang berhubungan dengan media daring namun analoginya sedikit berkorelasi dengan apa yang terjadi di media daring.

Bias antara hak dan kewajiba di negeri semakin kritis. Baik masyarakat ataupun penyedia layanan yang dirasa sudah tidak tahu bagaimana mereka menempatkan diri, mana yang menjadi hak mereka dan mana yang menjadi kewajiban mereka. Hal ini disebabkan karena masyarakat dalam artian umum tidak tau lagi kewajiban mereka. Karena mereka tidak pernah lagi mereka harus menunaikan kewajiban tersebut. Misal bayar pajak tepat waktu. Mereka juga sudah lupa hak mereka mendapatkan pelayanan dan sarana serta prasarana yang menunjang kegaiatan merek sehari-hari. Misal mendapatkan mendapatkan layanan listrik 24 jam setiap harinya.

Kamis, 24 Mei 2018

#Tips1 Membaca di Media Daring (En: Online Media)

Boating School in Belgium 
#OnlineMedia #Readingtips

"Membaca lah, karena membaca adalah nutrisi untuk otakmu"

Sepertinya tidak jauh dari beberapa tahun yang lalu kurang lebih pada tahun 2013, saya bekerja untuk mempromosikan kebiasaan membaca di kalangan usia dini. Namun gerakan itu semakin tenggelam setelah gelombang media daring si akhir 2014 dengan semakin menjamurkan pengguna jejaring facebook setelah berakhirnya era friendster di akhir 2013. Riset yang dilakukan oleh Central Connecticut State Univesity (sumber: https://webcapp.ccsu.edu/?news=1767&data) pada tahun 2016 Indonesia hanya mampu menduduki satu peringkat di atas Botswana paling buncit dari 61 negra yang dirisetkan. Hal ini sangat memprihatinkan menilik Indonesia adalah negara dengan pengguna media daring terbesar bahkan 10 besar sedunia (Sumber:https://en.wikipedia.org/…/List_of_countries_by_number_of_I…). 

Kenapa ini bisa terjadi?

Selasa, 23 Mei 2017

Mengenal Cabai Hitam

Cabe Hitam atau Black Hungarian Pepper
Selamat Hari Selasa Para Pembaca!  ☺

Cabai hitam atau black hungarian pepper adalah satu jenis tanaman cabai yang mulai banyak ditanam oleh pada penggemar tanaman hias. Pada dasarnya cabai hitam yang memiliki nama ilmiah Capsicum annuum longum adalah satu satu jenis cabai rawit yang sering kita gunakan dalam masak-memasak di dapur kita. Namun perbedaan yang sangat mencolok adalah scoville heat units (SHU) yang adalah di antara  5,000 hingga 10,000. Tentunya jauh dari level kepedasan cabe rawit yang berwana orage atau cenderung ke merah terang yang sering kita temuka di pasar-pasar tradisional yakni 30,000 hingga 50,000 SHU. Bagi yang maniak pedas pastinya level kepedasan itu tidak begitu menantang. Dengan kata lain, kepedasannya tidak semengerikan warna yang dihasilkannya. :)

Sabtu, 20 Mei 2017

Aktifitas Berkebun di Rumah Kami

Selamat Hari Minggu Pembaca,

Tampak depan rumah kami sekarang :) 
Ini adalah tulisan saya yang pertama di blog saya. Di bulan ini, banyak yang telah terjadi pada diri saya sebagai seorang laki-laki dan seorang ayah :). Anak pertama saya telah lahir pada tanggal 28 Januari 2016 adalah momen transformasi saya menjadi seoarang ayah. Tapi kali ini saya belum ingin mengulas mengenai kehidupan pribadi saya tapi lebih pada apa sedang saya lakukan sekarang yang mungkin bisa menjadi alternatif yang bisa dilakukan oleh para pembaca menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan berkebun di rumah sendiri 
Berkebun adalah menjadi hal yang dipikir paling mustahil dilakukan oleh seorang atau keluarga yang tinggal di dearah perkotaan. Namun ini mitos ini ditampik oleh sebuah gerakan yang menamakan dirinya sebagai GAMeS (Gerakan Ayo Menanam Sayur) Kota Semarang. Sempat beberapa bulan saya masih mikir-mikir apakah saya bisa melakukan project ini di rumah kami yang bahkan tidak memiliki lahan terbuka untuk melaksanakan kegiatan berkebun.

Senin, 25 Juli 2016

Plan A VS Plan B, Pilih yang mana?

Selamat Hari Senin Pembaca!


Dokumen Pribadi: Perjalan di Bulgaria di akhir tahun 2015. Berdiri di belakang saya adalah patung sang penulis sejarah orang Bulgaria pertama

Sebelumnya saya ingin meminta maaf kepada para pembaca terkait jeda yang sangat panjang untuk akhirnya saya kembali mengunggah tulisan saya ke dunia maya. Banyak hal yang melatarbelakanginya, salah satunya adalah kesibukan mencari tempat kerja baru di beberapa bulan terakhir. 

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi mengenai sudut panjang saya mengenai hal 'perencanaan' (Eng: Planning). Sudut padang saya ini dipengaruhi sebagaian besar dari pengalaman kerja saya sebagai pekerja sosial dan sebagai seorang yang berkecimpung cukup lama di dunia kerelawanan internasional dalam 5 tahun terakhir.