Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 November 2020

Beda Wong Tani, dan ‘Farmers’⁣


2010 hingga akhir tahun 2012 saya berkesempatan melihat banyak daerah di pulau Jawa, dimana sering saya mendengar perkataan “kulo wong tani”. Sedangkan, pada tahun 2013 hingga akhir tahun 2015 saya sempat bertemu dengan orang yang berbeda di benua eropa, yang dengan bangga mengatakan “I’m a farmer”.  Ini sedikit kesan saya, terkait perbedaan dua kalimat dengan arti kata yang sama, namun dengan interpertasi yang berbeda. ⁣

⁣Mereka beragam dalam usia, ada yang muda dan ada yang sudah usia lanjut. Ada yang tinggal di perkotaan, hingga di pedesaan. Ada mereka yang kebutuhannya tercukupi ada juga yang pas-pasan. Namun, mereka memiliki satu persamaan, yaitu mereka menanam tanaman pangan tidak hanya untuk diri mereka sendiri. Ya, mereka adalah seorang Petani.   ⁣

Senin, 11 Maret 2019

Sebenarnya Apa sih Kartu Prakerja?

Once Upon Time in Bonn University
Berikut ini opini saya dari pengalaman yang pernah saya alami:

Kalau ada yang bingung apa itu kartu prakerja itu apa? Sebagai pembanding, di negeri-negeri maju itu sering disebut 'wellfare' policy. Di beberapa negara kartu ini diberikan untuk para pencari kerja atau mereka yang dalam masa tenggang atau 'job seeker', dari pekerjaan sebelumnya ke pekerjaannya yang baru. Tujuan dari kebijakan ini adalah memperkecil jurang perbedaan antara si kaya dan si miskin. Bonusnya adalah, pemerataan kesejahteraan di tingkat "grassroot" dan meningkatkan Per capita income (PCI). Karena kultur aristokrat di negeri eropa misalnya, telah membagi masyarakat mereka menjadi beberapa kelas sosial.

Dari mana dananya?? Pastinya Pajak atau sumber pendapatan negara lainnya. di level praktis, di lapangan penerapannya sudah berevolusi sesuai dengan morfologi sosial kemasyarakatan di negara masing-masing. Ada yang dibayarkan dengan sistem gaji yakni di awal dan di akhir bulan. Atau ada yang dibayarkan perminggu bahkan perhari. Bahkan di Amerika, welfare juga bisa diterapkan dengan pembatasan pengeluaran harian per kepala keluarga. Misalkan perhari mereka para kaum 'prakerja' yang berkeluarga dengan dua anak hanya diperbolehkan mengeluaran maximal 10 USD untuk kebutuhan mereka per hari, di 'merchant' tertentu dengan hanya menunjukan kartu tersebut. Contoh ini, penerima wellfare tidak menerima alokasi dana dalam bentuk uang atau sejenisnya, namun akses kebutuhan sehari-hari dengan limit tertentu sesuai dengan track record si calon penerima wellfare. DI level praktek yang lain bahkan ada kebijakan yang menerapkan kebijakan credit bagi penerima wellfare atau ex-penerima wellfare yang dapat mereka bayarkan ketika mereka sudah mendapatkan Gaji di tempat kerja yang baru.

Kamis, 09 Agustus 2018

#Tips Nonton Politik

Sumber foto: tribunnews.com

'menonton' panggung politik itu, jangan 'spaneng', paling enak ditonton sambil makan popcorn atau nyeruput kopi. Bagaimanapun kita hidup di negara demokrasi. Sebagai masyarakat biasa (bukan fungsionaris parpol/politisi), ingat yang harus kita kawal.

Selasa, 07 Agustus 2018

Untuk Wanita Indonesia, Tetaplah Bermimpi!

#WanitaIndonesia

#SiapaBilangGakBisa

Karena saya bilang kamu BISA!


Mengutip dari salah satu penyanyi favorit saya. "Perempuan Indonesia hidupnya berat sekali karena omongan orang lain. Banyak wanita yang terpaksa melupakan mimpi-mimpi mereka karena mereka TAKUT" -Anggun-

Jauh setelah masa Kartini, apakah emansipasi atau kesetraaan gender benar-benar terjadi di Indonesia. Saya berikan contoh, tanpa menyebutkan nama satu per satu teman-teman wanita saya di desa sekitar Kabupaten Tegal. Sangat membekas di ingatan masa kecil saya. Mata mereka berkaca-kaca memaparkan mimpi mereka di depan kelas. Semua profesi terlontarkan waktu itu, wartawan, guru, pramugari, model dokter bahkan seorang seniman.

Kamis, 19 Juli 2018

#Tips 3: Sosial Media Vol 03

#Tips Sosial Media Vol 03: "Kalau mau tidak menyesal, jangan 'posting' apapun ketika kamu sedang sangat marah/sedih, & jangan 'posting' apapun juga ketika kamu sedang terlalu Senang"

Salah Sudut Kota Bonn, Germany
Sebenarnnya kalimat di atas berasal dari kalimat yang sering saya dengar. Pada kondisi tersebut logika kita 'enggak jalan'. Saat kita sangat sedih atau marah, tanpa kita sadari kita bisa menyakiti orang lain. Kebalikannya ketika sangat sangat senang kita akan menjanjikan atau berkata hal-hal yang di luar batasan kita yang sulit wujudkan sehingga cenderung mengecewakan orang lain. Karena tidak semua momen kita perlu bagikan dalam sosial media. Contohnya "apa semua orang perlu tahu pagi kita sarapan apa?" atau "Apa semua orang harus tahu kalau kita sedang putus cinta?"

Minggu, 27 Mei 2018

#Tips2 Hati-hati pada Bias Hak & Kewajiban

Note: media daring = online media

A church in Crete, Greece 2014
Saya akan membahas mengenai hal yang kurang berhubungan dengan media daring namun analoginya sedikit berkorelasi dengan apa yang terjadi di media daring.

Bias antara hak dan kewajiba di negeri semakin kritis. Baik masyarakat ataupun penyedia layanan yang dirasa sudah tidak tahu bagaimana mereka menempatkan diri, mana yang menjadi hak mereka dan mana yang menjadi kewajiban mereka. Hal ini disebabkan karena masyarakat dalam artian umum tidak tau lagi kewajiban mereka. Karena mereka tidak pernah lagi mereka harus menunaikan kewajiban tersebut. Misal bayar pajak tepat waktu. Mereka juga sudah lupa hak mereka mendapatkan pelayanan dan sarana serta prasarana yang menunjang kegaiatan merek sehari-hari. Misal mendapatkan mendapatkan layanan listrik 24 jam setiap harinya.

Selasa, 23 Mei 2017

Mengenal Cabai Hitam

Cabe Hitam atau Black Hungarian Pepper
Selamat Hari Selasa Para Pembaca!  ☺

Cabai hitam atau black hungarian pepper adalah satu jenis tanaman cabai yang mulai banyak ditanam oleh pada penggemar tanaman hias. Pada dasarnya cabai hitam yang memiliki nama ilmiah Capsicum annuum longum adalah satu satu jenis cabai rawit yang sering kita gunakan dalam masak-memasak di dapur kita. Namun perbedaan yang sangat mencolok adalah scoville heat units (SHU) yang adalah di antara  5,000 hingga 10,000. Tentunya jauh dari level kepedasan cabe rawit yang berwana orage atau cenderung ke merah terang yang sering kita temuka di pasar-pasar tradisional yakni 30,000 hingga 50,000 SHU. Bagi yang maniak pedas pastinya level kepedasan itu tidak begitu menantang. Dengan kata lain, kepedasannya tidak semengerikan warna yang dihasilkannya. :)

Sabtu, 20 Mei 2017

Aktifitas Berkebun di Rumah Kami

Selamat Hari Minggu Pembaca,

Tampak depan rumah kami sekarang :) 
Ini adalah tulisan saya yang pertama di blog saya. Di bulan ini, banyak yang telah terjadi pada diri saya sebagai seorang laki-laki dan seorang ayah :). Anak pertama saya telah lahir pada tanggal 28 Januari 2016 adalah momen transformasi saya menjadi seoarang ayah. Tapi kali ini saya belum ingin mengulas mengenai kehidupan pribadi saya tapi lebih pada apa sedang saya lakukan sekarang yang mungkin bisa menjadi alternatif yang bisa dilakukan oleh para pembaca menyambut Bulan Suci Ramadhan.

Kegiatan berkebun di rumah sendiri 
Berkebun adalah menjadi hal yang dipikir paling mustahil dilakukan oleh seorang atau keluarga yang tinggal di dearah perkotaan. Namun ini mitos ini ditampik oleh sebuah gerakan yang menamakan dirinya sebagai GAMeS (Gerakan Ayo Menanam Sayur) Kota Semarang. Sempat beberapa bulan saya masih mikir-mikir apakah saya bisa melakukan project ini di rumah kami yang bahkan tidak memiliki lahan terbuka untuk melaksanakan kegiatan berkebun.

Senin, 25 Juli 2016

Plan A VS Plan B, Pilih yang mana?

Selamat Hari Senin Pembaca!


Dokumen Pribadi: Perjalan di Bulgaria di akhir tahun 2015. Berdiri di belakang saya adalah patung sang penulis sejarah orang Bulgaria pertama

Sebelumnya saya ingin meminta maaf kepada para pembaca terkait jeda yang sangat panjang untuk akhirnya saya kembali mengunggah tulisan saya ke dunia maya. Banyak hal yang melatarbelakanginya, salah satunya adalah kesibukan mencari tempat kerja baru di beberapa bulan terakhir. 

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi mengenai sudut panjang saya mengenai hal 'perencanaan' (Eng: Planning). Sudut padang saya ini dipengaruhi sebagaian besar dari pengalaman kerja saya sebagai pekerja sosial dan sebagai seorang yang berkecimpung cukup lama di dunia kerelawanan internasional dalam 5 tahun terakhir. 

Minggu, 10 Agustus 2014

Late Post: Diskusi Gulai Kepala Ikan

Malam itu tidak hal yang spesial namun menggugah naluri tentang keingintahuan mengenai apa yang sedang sebenarna terjadi akhir ini terkait dengan permilihan presiden yang akan berlangsung sebentar lagi di negeri ini. Tulisan ini bukan artikel ilmiah yang layak untuk diperdepatkan kevalidannya. Namun ini adalah tulisan untuk mendokumentasikan keresahan segelintir genreasi muda. Dan sedikit memntik keingin tahuan dan menggugah kepedulian di belantara skeptisme yang kini sudah menyebar luas.

Sudah lama sekali kiranya penulis tidak berbicara mengenai keresahan yang ada di dalam diri dan mendiskusikannya. Kerinduan akan rak buku menulis, berdiskusi, perpustakaan, toko buku ala mahasiswa menjadi elemen yang sedikit menghilang karena kesibukan kerja dan rutinitas.

Kadang menjadi aku terus bersukur adalah pekerjaanku saat ini sangat dekat mereka-mereka yang resah dengan kedaan yang ada disekeliling mereka. Mereka yang selalu bertanya dengan jujur tetang apa yang mereka rasakan, dan merasa bahwa uang itu hanyalah selembar kertas bisu dan tidak membiarkan mereka mengendalikan pikiran ini. Mindset yang terbentuk oleh kelompok manusia modern yang mengatasnamakan martabat.

Setidaknya malam ini aku ingin mencurahkan apa yang aku rasakan setelah diskusi panas itu berlangsung. Berikut cuilannya:

Sabtu, 01 Februari 2014

Sang Mantan Menteri, Sang Eskapologis

Selamat Pagi, Sekedar ulasan berita pagi hari, Selamat menikmati :)

Ilustrasi
Eskapologi adalah seni melarikan diri. Seni ini sering deterapkan para pesulap yang menonjolkan atraksi melarikan diri dari ancaman. Ancaman tersebut dapat berupa diikat di dalam jeruji besi, terancam dijatuhi beban berkilo-kilo, diborgol dan lain sebagainya. Pertunjukan itu tentunya sangat menghibur ketika kita lihat di atas panggung. Namun, apa yang terjadi jikalau itu terjadi di panggung politik kita?

Mengulas Kondisi Aktual dengan Bahasa Sarkastik yang Elegan

Rak Buku Jati Lapuk: 0001

Sejenak kita luangkan waktu untuk bermeditasi mencoba untuk diam dan melakukan hal yang kita senangi. Bagi aku membaca buku dan menuliskan kembali intrepertasi apa yang ada dalam benakku adalah metode meditasi yang tidak dapat digantikan oleh berbagai macam metode yang disarankan Sudah lama aku tidak menyentuh buku ini yang sudah aku beli dari tahun lalu. 

Rabu, 01 Januari 2014

Catatan Awal Tahun

"Gentlemen will walk but never run"


Momen libur panjang menjadi ruang bagiku untuk kembali menata kembali serpihan mimpi-mimpi si Itsnani kecil yang selama ini terlupakan. Namun kepingan ini masih aku jaga dengan baik di dalam peti relung hati yang terkunci rapat. Aku akan terus mencoba untuk menjaganya walau memang sangat sulit meraihnya.